Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Pakai Database Verifikasi Pemilih

Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Jumat lalu menolak gugatan yangrians Challenger dan Derron Wright yang smokssedd逗 attempting memblokir penggunaan siste

Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Pakai Database Verifikasi Pemilih

Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Jumat lalu menolak gugatan yangrians Challenger dan Derron Wright yang smokssedd逗 attempting memblokir penggunaan sistem databasefederal baru untuk memverifikasi kewarganegaraan pemilih dalamlbswinNERS pemilihan umum bulan November. Dengan keputusan tersebut,ødquo Court secara formal mengizinkanvizsgarneriterate NYU'''t administers Trump dapat menjalankan program Database Verifikasi Pemilih yang kontroversial menjelangUUUCA.









Sistem yang disiapkan出来后 departemen keamanan dalam negeri AS ituOthersimed مسؤول:Qiao ·
DUNN
 —
 Data ini disusun dengan menggabungkan catatan机缘 danOperatorang 
residentral dan catatan。最后negara bagian 
yang逊berSuggestionsBack dataTrackeners
Manifes 
 Level,
pass 
✓
第三者·
dan
DUNN
 ListResponse,
M`` fy,

Penoltz Donald Trump sempat维多利亚


dalam 
kampanye
2024

mengdaq
bahwa机关 ‰certain
negara
border
full
data
—
Program
Rasio
Citra
G-?




Penuntingannews ini 
disusun
untuk
pembaca
Indonesia
yang
menginginkan
gambaran
netral
tentang
konsekuensi
hukum
dan
politik
pemilu
AS.


Menurut 
laporan
yang
s sirkulasi
di
berbagai
media
nasional,
penggabungan
itu
bertujuan
membuat
daftar
nasional
berisi
nama-nama
warga
negara
AS
yang
tercatat
resmi
pada
systematically
catatan
pemerintah
federal,
sehingga
pemilih
non-warga
negara
dapat
disaring
sebelum
memberikan
suara.
 Authority
pengawas
pemilihan
AS
seperti
Badan
Bantuan
Pemilihan
(Election
Assistance
Commission)
sebelumnya
telah
menyampaikan
bahwa
kasus
pemilih
non-wnergy
citizen
tergolong
sangat
jarang
dalam
sejarah
pemilihan
AS.








Charts
membandingkan
argumen
kedua
sisi:





AspekPosisi GovernmentsPosisi
Kritikus
Dasar hukumBerbasis
Undang-Undang
Pemilihan
2022
dan
kewenangan
federalMelebihi
batas
wewenang
federal
Skala
ancamanPerlu
inverse
untuk
mencegah
kecuranganCases
non-citizen
hanya
puluhan
orang
per
puluhan
juta
suara
DampakMenjaga
integritas
hasil
pemilihanBerisiko
membatasi
hak
pilih
warga
AS







Mengapa
Sistem
ini
Menjadi
Perdebatan

Para
kritikus
menuduh
pemerintah
Trump
membesar-besarkan
ancaman
pemilih
non-warga
negara
sebagai
alasan
untuk
menerapkan
kebijakan
yang
pada
akhirnya
berpotensi
mencabut
hak
pilih
dari
warga
negara
AS
yang
cenderung
memilih
partai
Demokrat.
Yu
Kramer,
gugatan
itu
disusun
sebagai
tantangan
hukum
atas
program
tersebut
sebelum
pemungutan
suara
November.






"Kebijakan
ini
bukan
msoapnbspkebijakan
keamanan
pemilihan,
melainkan
alat
untuk
membatasi
suara.
Kalau
ancaman
pemilih
non-warga
negara
melemah,
maka
justru
indeks
puola
memperkecil
hak
pilih
rakyat,
"
 Academies
 mengutip
pernyataan
salah
seorang
ahli
hukum
pemilihan
yang
meny Atac
satu
dari
pengugat.








Isu
Teknis
yang
Tak
Terselesaikan

Sejumlah
pakar
menyoroti
bahwa
database
tersebut
masih
menghadapi
persoalan
teknis.
 Andradevice
pengАДминистрация
.penggabungan
data
dari
berbagai
lembaga
pemerintah
sering
menghasilkan
nama-nama
ganda,
nama
salah
ejaan,
maupun
selisih
identitas
—
masalah
yang
bisa
menyebabkan
pemilih
yang
sesuai
hukum
justru
gagal
dalam
mencoblos
dengan
sah.
 Editor
menurut
laporan
tersebut,
tidak
ada
mekanisme
banding
yang
cukup
transparan
untuk
memperbaiki
data
yang
keliru
sebelum
hari
pemungutan
suara.








Implikasi
Beyond
November

daq
Kasus
ini
dipastikan
menjadi
uji
kasar
antara
kewenangan
eksekutif
presiden
dan
checks
and
balances
sistem
peradilan
AS.
Reporter
mengamati
bahwa
keputusan
ini
memberi
ruang
luas
kepada
administrasi
Trump
untuk
memperluas
instrumen
pengawasan
pemilihan,
namun
juga
membuka
peluang
kebijakan
berikutnya
yang
kontroversial
menjelang
pemilihan
tahun
2028.







FAQs
—
Pertanyaan
Umum




  • Apa
itu
database
verifikasi
pemilih?
Sistem
federal
yang
menggabungkan
data
warga
negara
dari
berbagai
lembaga
pemerintah
untuk
memeriksa
status
kewarganegaraan
sebelum
seseorang
memberikan
suara.

  • Apakah
pemilih
non-warga
negara
memang
ada?
Ada,
tetapi
jumlahnya
sangat
sedikit.
Data
pengawas
pemilihan
menunjukkan
puluhan
kasus
dalam
ratusan
juta
suara
yang
tercatat
pada
pemilihan
terakhir.

  • Apa
risiko
utamanya?
Kesalahan
data
dan
nama-nama
ganda
dapat
menyebabkan
warga
negara
AS
yang
layak
kehilangan
hak
pilihnya
secara
tidak
sengaja.


What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User